Sangkar Burung

Industri pembuatan sangkar burung ini terletak di Desa Dawuhan Mangli, Kecamatan Sukowono. Pembuatan sangkar burung ini dilakukan oleh sekitar 800 warga sekitar desa Dawuhan. Sangkar burung dengan model yang variatif ini dibuat dengan sistem knock down untuk memudahkan pengiriman ke luar kota dan luar negeri.

Sangkar Burung hasil kerajinan dari Kecamatan Sukowono mempunyai keistimewaan tersendiri. Proses pembuatannya tidak cuma dilakukan oleh satu atau dua orang saja, namun melibatkan sebagian besar masyarakat yang ada di daerah tersebut. Sangkar burung tersebut dibuat oleh sebagian besar masyarakat di Desa Dawuhan Mangli, Sukowono - Jember. Daerah tersebut telah sejak lama dikenal sebagai sentra kerajinan sangkar burung. Hal tersebut dikarenakan, hampir 65%, dari jumlah total penduduknya mempunyai profesi sebagai pengrajin sangkar burung. Pekerjaan sebagai pengrajin sangkar, telah dijalankan secara turun temurun di desa Dawuhan Mangli ini. Karena itu tidak heran jika hampir sebagian besar warganya, memiliki keahlian membuat sangkar burung.

Walaupun hampir semua masyarakatnya menjadi pengrajin sangkar, tapi sangkar yang dihasilkan berbeda-beda, mulai dari bentuknya sampai lukisannya itu biasanya berbeda, hasil produksi sangkar ini, mampu untuk menambah kesejahteraan penduduk. Kemampuan produksi sangkar burung dalam setiap minggu mampu menghasilkan 8 sampai 10 sangkar. Untuk kualitas yang biasa bisa dihasilkan 2-3 buah sangkar per-harinya, tapi untuk kualitasnya yang bagus, dan lukisan dengan motif yang sedikit rumit, biasanya cuma menghasilkan satu buah sangkar dalam waktu empat hari.

Motif dari sangkar yang dibuat pengrajin asal Dawuhan Mangli, cukup variatif, mulai motif gambar wayang, pemandangan alam, dan motif yang lainnya. Demikian juga dengan bentuknya, ada yang yang berbentuk melingkar dan ada pula yang berbentuk persegi. Harganya juga bervariasi, mulai dari Rp.30.000,- sampai Rp.1.500.000 -, tergantung dari motif serta bahannya. Keunikan tersebut yang membuat sentra pembuatan sangkar burung perkutut di Desa Dawuhan Mangli terus berkembang.

Perkembangan kerajinan sangkar burung ini, bisa dibilang cukup menjanjikan, Dari tahun ke tahun, pemasarannya semakin meluas serta volumenya juga bertambah. Pemasaran sangkar burung hasil kerajinan masyarakat Dawuhan Mangli ini, mulai dari daerah lokal seperti Situbondo, Lumajang, Banyuwangi, Besuki, juga ke luar daerah seperi Bandung, Surabaya, Madura, bahkan juga Sumatera. Meski begitu para pengrajin juga mengakui, proses pembuatan sangkar burung sedikit sulit. Proses pembuatan diawali dengan pembuatan ruji, yaitu dengan cara membersihkan rotan lebih dulu, kemudian dipotong seperti lidi, lalu disusun menjadi ruji-ruji sesuai dengan bentuknya. Setelah itu, proses pemberian sirap, yang dilanjutkan dengan pemberian kalsium yang dicampur dengan kertas bekas hingga 3 lapisan. Sesudah itu barulah dilukis, yang dilanjutkan dengan pewarnaan, baik memakai tehnik air brush atau manual. Semua bahan yang dipakai untuk membuat sangkar ini dibeli dari lokal, tapi kalau rotannya, didatangkan dari kota Banjarmasin, karena rotan-rotan yang berasal dari Banjarmasin mempunyai kualitas yang sangat bagus. Pengrajin yang lainnya, pengerjaannya dibuat dengan dibagi-bagikan. Masing-masing kelompok mengerjakan bagian sangkar, yang disesuaikan dengan kebiasaan mereka. Ada yang membuat rujinya, serta ada yang membuat papannya, ada yang bagian melukis, ada yang membuat warna, ada yang melukis/ menggambar model pembuatan dengan cara membagi-bagikan setiap bagian dari sangkar ini. Hal ini dimaksudkan supaya produksinya bisa lebih cepat, karena itulah pembuatannya dilakukan secara terpisah. Para pengrajin sangkar burung ini berharap, hasil jerih payah yang mereka lakukan, bisa terus berkembang, bahkan mendunia.

Kota Jember
Hari Ini
Hujan Sedang
Temperatur
31°
Esok Hari
Hujan Sedang
33°
Contact Us

show/hide

© 2014-2018 Jember Information Centre. All rights reserved.
Jember Information Centre
Gedung Bumi Mandiri
Tower 2 Lt. 9
Jl. Panglima Sudirman No. 66-68
Surabaya 60271
Jawa Timur-Indonesia
Twitter
Facebook
Tag Clouds
Jember Wisata Pantai Indonesia Jawa Timur Carnaval